Jumat, 31 Juli 2020

IPA- Sabtu 1 Agustus 2020

Assalamu'alaikum wr wb, 
Salam sehat untuk anak-anakku kelas 9. mari kita awali pembelajaran saat ini dengan berdoa bersama.

Hari ini kita akan membahas materi tentang organ-organ penyusun sistem reproduks pada manusia.
silakan dibaca materinya dan ringkas di buku catatan. 

Sumber : Tim Abdi Guru. 2008. IPA TERPADU Untuk SMP/Mts Kelas IX. Penerbit Erlangga

 

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA 

Sistem reproduksi manusia, baik pada wanita maupun pria terdiri atas kelenjar-kelanjar dan saluran-saluran.

 A.       Sistem Reproduksi Wanita

Pada wanita terdapat sepasang ovarium yang berfungsi untuk menghasilkan ovum (sel telur). Setiap ovarium mempunyai saluran telur yang disebut tuba falopi. Kedua saluran telur bermuara di uterus (Rahim). Leher Rahim (servik) berhubungan dengan lubang tempat keluarnya bayi yang disebut vagina.

 

Tabel 1. Organ penyusun system reproduksi wanita

No

Organ Penyusun

Fungsi

1

Ovarium

Tempat terjadinya oogenesis (pembentukan sel telur)

2

Tuba falopi/oviduct

Tempat terjadinya fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sperma)

3

Uterus / Rahim

Tempat tumbuh dan berkembangnya embrio

4

servik

Menhasilkan lender atau mucus, serta jalan lahir

5

vagina

Tempat keluarnya bayi pada kelahiran alami

 

B.        Sistem Reproduksi Pria

Sistem reproduksi pria berfungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan yang disebut sperma. Sperma merupakan sel tunggal yang tersusun dari kepala dan ekor. Ekor berfungsi menggerakkan sperma, sedang kepala mengandung informasi genetic. Untuk keluar dari tubuh, sperma berenang melewati duktus epididymis, vas deferen, dan bermuara di vesikula seminalis (kantong sperma).

 

Tabel 2. Organ Reproduksi system reproduksi pria

No

Organ Penyusun

Fungsi

1

Skrotum

Kantong pelindung testis

2

Testis

Tempat penghasil sel sperma dan hormon testosteron

3

Epididimis

Tempat pematangan dan penyimpanan sel sperma sementara

4

Vas deferen

Menyalurkan sperma ke kantong sperma

5

Vesikula seminalis

Tempat menampung sperma dan menghasilkan cairan yang mengandung makanan untuk pergerakan sperma

6

Kelenjar prostat

Menghasilkan cairan basa yang dapat melindungi sperma dari gangguan luar

7

Kelenjar couper

Menghasilkan cairan tidak berwarna yang disebut mazi

8

Uretra

Saluran urin dan sperma

9

Penis

Alat kopulasi

C.       Proses Fertilisasi / pembuahan

Pada saat ovum matang, maka ovum akan dikeluarkan dari ovarium menuju uterus. Proses tersebut dinamai ovulasi. Dalam perjalanan menutu uterus jika ovum tersebut bertemu sperma di tuba falopi, maka bisa terjadi pembuahan. Proses pembuahan ovum oleh sel sperma di tuba falopi tersebut dinamai fertilisasi. Namun apabila dalam perjalanan ovum tidak dibuahi sperma maka ovum tersebut akan rusak, dan luruh bersama dinding endometrium yang mulai menebal karena banyak pembuluh darah. Dan keluarlah darah menstruasi.

 

D.       Pertumbuhan dan Perkembangan Embrio

Ovum yang telah dibuahi sperma disebut zigot. Zigot terus bergerak dari saluran telur menuju uterus. Selama pergerakan menuju uterus, zigot membelah terus menerus secara mitosis membentuk kumpulan sel yang disebut embrio. Pada hari kelima embrio telah sampai di uterus. Pada hari ketujuh embrio menempel pada dinding uterus.

Setelah hari ke-12 terbentuklah lapisan lapisan luar (ektodermis) dan lapisan dalam (endodermis) pada embrio. Kemudian terbentuk lagi lapisan tengah (mesodermis). Ketiga lapisan tersebut membelah dan membentuk bagian-bagian tubuh manusia.

1.      Ektodermis akan membentuk : kulit dan sistem saraf.

2.      Mesodermis membentuk rangka, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi.

3.      Endodermis akan membentuk sistem pernafasan dan sistem pencernaan.

Selama tahap embrionik, membran embrio terbentuk. Membran ini terdiri atas kantong kuning telur, amnion, korion, dan alantois. Kantong kuning telur merupakan pelebaran dari lapisan endodermis dan berfungsi sebagai pembuatan darah.

·      Amnion merupakan cairan tempat embrio mengapung dan berfungsi sebagai pelindung embrio dari goncangan dan benturan.

·         Korion menyelubungi amnion dan kuning telur.

·         Alantois berfungsi sebagai organ pernafasan dan ekskresi.

        Pada minggu ke-8 struktur umum tubuh dewasa telah mulai terbentuk dan plasenta juga terbentuk. Setelah semua struktur umum dan plasenta tersebut terbentuk, embrio dikenal dengan istilah janin (fetus). Plasenta sangat penting bagi perkembangan janin, dimana peran plasenta antara lain : untuk pertukaran gas, makanan, zat sisa antara ibu dan janin.  


Untuk lebih jelasnya anak2 lihat tayangan berikut ini : 

Setelah memahami materi di atas, sebagai penutup kerjakan soal latihan ulangan 2 melalui link berikut :  https://s.id/Reproduksi2

kerjakan dengan teliti ya nak....semoga nilai kamu baik dan tambah pengetahuannya. 

Wassalamualaikum wr wb

22 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. jangan lupa ya anak 2, materi diatas di catat di buku catatan...
    terimakasih

    BalasHapus

IPA Kelas IX_ Pertemuan ke-22. Senin 10 Januari 2022

 Assalamu'alaikum wr wb.  Salam sehat untuk Anak-anakku kelas 9ABCDEF dimanapun berada. hari ini kita masih membahas materi kemagnetan. ...