Sumber : Tim Abdi Guru. 2008. IPA TERPADU Untuk SMP/Mts Kelas IX. Penerbit Erlangga
SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
Sistem reproduksi manusia, baik pada wanita maupun pria terdiri atas kelenjar-kelanjar dan saluran-saluran.
A. Sistem Reproduksi Wanita
Pada wanita terdapat sepasang ovarium yang berfungsi untuk menghasilkan ovum (sel telur). Setiap ovarium mempunyai saluran telur yang disebut tuba falopi. Kedua saluran telur bermuara di uterus (Rahim). Leher Rahim (servik) berhubungan dengan lubang tempat keluarnya bayi yang disebut vagina.
Tabel 1. Organ penyusun system reproduksi wanita
No | Organ Penyusun | Fungsi |
1 | Ovarium | Tempat terjadinya oogenesis (pembentukan sel telur) |
2 | Tuba falopi/oviduct | Tempat terjadinya fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sperma) |
3 | Uterus / Rahim | Tempat tumbuh dan berkembangnya embrio |
4 | servik | Menhasilkan lender atau mucus, serta jalan lahir |
5 | vagina | Tempat keluarnya bayi pada kelahiran alami |
B. Sistem Reproduksi Pria
Sistem reproduksi pria berfungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan yang disebut sperma. Sperma merupakan sel tunggal yang tersusun dari kepala dan ekor. Ekor berfungsi menggerakkan sperma, sedang kepala mengandung informasi genetic. Untuk keluar dari tubuh, sperma berenang melewati duktus epididymis, vas deferen, dan bermuara di vesikula seminalis (kantong sperma).
Tabel 2. Organ Reproduksi system reproduksi pria
No | Organ Penyusun | Fungsi |
1 | Skrotum | Kantong pelindung testis |
2 | Testis | Tempat penghasil sel sperma dan hormon testosteron |
3 | Epididimis | Tempat pematangan dan penyimpanan sel sperma sementara |
4 | Vas deferen | Menyalurkan sperma ke kantong sperma |
5 | Vesikula seminalis | Tempat menampung sperma dan menghasilkan cairan yang mengandung makanan untuk pergerakan sperma |
6 | Kelenjar prostat | Menghasilkan cairan basa yang dapat melindungi sperma dari gangguan luar |
7 | Kelenjar couper | Menghasilkan cairan tidak berwarna yang disebut mazi |
8 | Uretra | Saluran urin dan sperma |
9 | Penis | Alat kopulasi |
C. Proses Fertilisasi / pembuahan
Pada saat ovum matang, maka ovum akan dikeluarkan dari ovarium menuju uterus. Proses tersebut dinamai ovulasi. Dalam perjalanan menutu uterus jika ovum tersebut bertemu sperma di tuba falopi, maka bisa terjadi pembuahan. Proses pembuahan ovum oleh sel sperma di tuba falopi tersebut dinamai fertilisasi. Namun apabila dalam perjalanan ovum tidak dibuahi sperma maka ovum tersebut akan rusak, dan luruh bersama dinding endometrium yang mulai menebal karena banyak pembuluh darah. Dan keluarlah darah menstruasi.
D. Pertumbuhan dan Perkembangan Embrio
Ovum yang telah dibuahi sperma disebut zigot. Zigot terus bergerak dari saluran telur menuju uterus. Selama pergerakan menuju uterus, zigot membelah terus menerus secara mitosis membentuk kumpulan sel yang disebut embrio. Pada hari kelima embrio telah sampai di uterus. Pada hari ketujuh embrio menempel pada dinding uterus.
Setelah hari ke-12 terbentuklah lapisan lapisan luar (ektodermis) dan lapisan dalam (endodermis) pada embrio. Kemudian terbentuk lagi lapisan tengah (mesodermis). Ketiga lapisan tersebut membelah dan membentuk bagian-bagian tubuh manusia.
1. Ektodermis akan membentuk : kulit dan sistem saraf.
2. Mesodermis membentuk rangka, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi.
3. Endodermis akan membentuk sistem pernafasan dan sistem pencernaan.
Selama tahap embrionik, membran embrio terbentuk. Membran ini terdiri atas kantong kuning telur, amnion, korion, dan alantois. Kantong kuning telur merupakan pelebaran dari lapisan endodermis dan berfungsi sebagai pembuatan darah.
· Amnion merupakan cairan tempat embrio mengapung dan berfungsi sebagai pelindung embrio dari goncangan dan benturan.
· Korion menyelubungi amnion dan kuning telur.
· Alantois berfungsi sebagai organ pernafasan dan ekskresi.
Pada minggu ke-8 struktur umum tubuh dewasa telah mulai terbentuk dan plasenta juga terbentuk. Setelah semua struktur umum dan plasenta tersebut terbentuk, embrio dikenal dengan istilah janin (fetus). Plasenta sangat penting bagi perkembangan janin, dimana peran plasenta antara lain : untuk pertukaran gas, makanan, zat sisa antara ibu dan janin.
Untuk lebih jelasnya anak2 lihat tayangan berikut ini :
Setelah memahami materi di atas, sebagai penutup kerjakan soal latihan ulangan 2 melalui link berikut : https://s.id/Reproduksi2
kerjakan dengan teliti ya nak....semoga nilai kamu baik dan tambah pengetahuannya.
Wassalamualaikum wr wb
Sinta maolani
BalasHapus9f
25
Destiana khoirunnisa
BalasHapus9f
12
Alan Felly Herlambang
BalasHapus9e
01
Muhammad Sholihin
BalasHapus9F
20
Bagus Firmansyah
BalasHapus9f
9f
Rendy aji Nugroho
BalasHapus9c
24
Nur Ika saputri
BalasHapus9D
18
Arya Tri Prasetya
BalasHapus9F
09
Junia fahra alfina
BalasHapus14
9e
Aldiansyah Putra Ardana
BalasHapus9F
04
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusArif Sulistywan/9f/7
BalasHapusArif Hendrawan
BalasHapus9f
6
Sinta maolani
BalasHapus9f
25
Wingsang yogi ade saputra
BalasHapus9f
27
Fatimah fatmawati
BalasHapus9e
7
Laila nur rohmah
BalasHapus9E
15
Rahmawati nur aisyah
BalasHapus9f
22
Rahmawati nur aisyah
BalasHapus9f
22
Arif wicaksono
BalasHapus9f
8
jangan lupa ya anak 2, materi diatas di catat di buku catatan...
BalasHapusterimakasih
Aditya rangga p.p02
BalasHapus9f